Anthony Susanto Tembus Semifinal di Bali Setelah Kalahkan Wakil Australia dengan Gemilang

Anthony Susanto terus menunjukkan kemampuan luar biasanya dalam UTR PTT Men’s World Tennis Championship 2026. Petenis dari Indonesia ini berhasil mengamankan tempat di semifinal setelah menaklukkan perwakilan Australia, Jake Dembo, dengan skor 6-3, 6-2 dalam pertandingan penyisihan grup.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Lapangan F, Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali pada Rabu (19/8/2026), Anthony menghadapi tekanan di awal pertandingan.

Petenis berusia 29 tahun ini sempat tertinggal 1-3 di set pertama. Namun, ia menunjukkan ketenangan dan tidak terpengaruh oleh situasi tersebut. Anthony mulai mengubah pola permainannya dan berhasil membalikkan keadaan dengan baik.

Setelah menyamakan kedudukan menjadi 3-3 dengan merebut dua gim berturut-turut, dominasi permainan sepenuhnya berpindah ke tangan Anthony, yang akhirnya menutup set pertama dengan skor 6-3.

Memasuki set kedua, Anthony tampak semakin tidak terhentikan. Rentetan reli panjang yang ia mainkan secara konsisten membuat Jake Dembo kehilangan stamina dan momentum, yang dimanfaatkan oleh Anthony untuk terus memberikan tekanan.

Hasilnya, Anthony menutup set kedua dengan skor 6-2, sekaligus memastikan kemenangan dalam waktu 1 jam 38 menit.

Kemenangan ini merupakan yang ketiga berturut-turut bagi Anthony di Grup A, menjadikannya satu-satunya petenis di grup tersebut yang belum merasakan kekalahan.

Dengan hasil ini, Anthony semakin dekat untuk meraih status juara Grup A. Ia masih memiliki satu pertandingan tersisa melawan Aarjun Pandit yang tentunya akan menjadi penentu.

Peluang Anthony untuk menyelesaikan grup di posisi teratas semakin terbuka lebar setelah Aarjun sebelumnya mengalami kekalahan dari Gautam S. Venkatraman.

Turnamen UTR PTT Men’s World Tennis Championship 2026 diikuti oleh 20 petenis dari sembilan negara dengan total hadiah mencapai 20 ribu dolar AS. Sementara itu, petenis Indonesia lainnya, Renaldi Aquila Salim, juga berhasil menjaga peluangnya di Grup D.

Renaldi berhasil mengalahkan petenis berusia 17 tahun, Ethan David Zapp. Namun, pertandingan tersebut harus berakhir lebih cepat setelah Ethan memilih untuk mundur di set ketiga.

Ethan tampil sebagai pengganti Nathan Barki yang sebelumnya mundur akibat cedera pergelangan tangan.

Meskipun baru berusia 17 tahun, Ethan mampu memberikan perlawanan yang sengit kepada Renaldi dan bahkan berhasil merebut set pertama melalui tie-break dengan skor 7-6 (7-5).

➡️ Baca Juga: UEU & BPS DKI Teken MOU Dirikan Pojok Statistik di Kampus

➡️ Baca Juga: Ulasan Jam Tangan Militer Tahan Banting dan Tahan Air Garam yang Terpercaya

Exit mobile version