IHSG Turun 4,32 Persen di Sesi I, Semua Sektor dan Saham LQ45 Alami Penurunan Signifikan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan yang signifikan pada sesi pertama perdagangan hari ini, Rabu, 4 Maret 2026. IHSG melemah hingga 4,32 persen atau setara dengan 343,19 poin, mencapai level 7.596,57.

Pergerakan IHSG menunjukkan volatilitas yang tinggi, terperosok hingga ke level 7.858 sebelum berhasil merangkak kembali ke titik tertinggi di angka 7.898. Total nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp 17,99 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 2,07 juta transaksi.

Koreksi yang terjadi pada IHSG ini dipicu oleh tekanan yang merata di hampir semua sektor. Penurunan paling tajam terjadi pada sektor bahan baku yang anjlok hingga 8,03 persen, diikuti oleh sektor transportasi yang tergerus 6,80 persen dan sektor konsumer siklikal yang melemah 5,60 persen.

Dari sudut pandang analisis teknikal, Tim Analis Phintraco Sekuritas mencatat bahwa indeks ditutup di bawah garis MA5 dan MA20 secara intraday. Hal ini menunjukkan adanya pelemahan momentum jangka pendek yang diperkuat oleh indikator MACD, yang memperlihatkan pembentukan serta pelebaran histogram negatif, menandakan bahwa tekanan jual masih mendominasi pasar.

“Dengan mempertimbangkan berbagai faktor teknikal tersebut, IHSG pada sesi kedua diperkirakan akan tetap berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan terbatas, berada di rentang 7.575 hingga 7.600 pada sesi perdagangan kedua hari ini,” ungkap Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya.

Semua emiten yang terdaftar dalam indeks LQ45 mengalami penurunan, tanpa ada satu pun yang mencatatkan hasil positif. Saham AMMN terjun bebas hingga 10,26 persen, sementara saham INKP juga merosot 10,16 persen. Selain itu, saham MBMA kehilangan nilai hingga 9,74 persen.

Meskipun demikian, ada beberapa saham yang berhasil mencatatkan kenaikan harga. Berikut adalah lima saham yang menjadi top gainers, sebagaimana dilaporkan dari data yang tersedia.

PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) mencatatkan lonjakan yang luar biasa dengan peningkatan 24,59 persen atau setara dengan 225 poin, sehingga sahamnya mencapai level 1.140.

Saham PT Ifishdeco Tbk (IFSH) juga menunjukkan performa yang baik dengan kenaikan sebesar 22,69 persen atau 590 poin, hingga menembus angka 3.190.

PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (MASB) mencatatkan penguatan sebesar 22,62 persen atau 690 poin, membawa harga sahamnya ke level 3.740.

PT SLJ Global Tbk (SULI) mengikuti jejak positif tersebut dengan kenaikan sebesar 14,68 persen atau 16 poin, sehingga sahamnya mencapai 125.

PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC) juga turut mencatatkan pertumbuhan dengan kenaikan 13,40 persen atau 13 poin, menjadikannya berada di angka 110.

Dengan kondisi pasar yang fluktuatif ini, investor disarankan untuk tetap waspada dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.

➡️ Baca Juga: Pramono Hadiri Rumah Duka Try Sutrisno: Menghormati Sosok Bapak Bangsa Kita

➡️ Baca Juga: Ekonom Paramadina: Diskon Transportasi-BSU Konsepnya “Tangan di Atas”, Buat Rakyat Ketergantungan

Exit mobile version