Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengungkapkan bahwa pencarian terhadap tim jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak menggunakan Kapal Polisi (KP) Sanjaya mengalami hambatan. Hal ini disebabkan oleh kondisi cuaca yang tidak mendukung, dengan visibilitas yang sangat terbatas akibat awan tebal yang menyelimuti wilayah tersebut.
“Kendala yang kami hadapi hari ini adalah terkait dengan visibilitas. Jarak pandang kami hanya sekitar 3 mil karena kabut yang cukup tebal, ditambah lagi kecepatan angin yang mencapai 24-25 knot. Meskipun demikian, semangat dan tekad seluruh tim terpadu untuk melanjutkan pencarian tidak berkurang,” jelasnya saat memantau operasi pencarian di sekitar Pulau Sertung, Banten, pada Sabtu, 12 September 2026.
Hengki menekankan bahwa tim SAR gabungan tetap berkomitmen untuk melakukan pencarian dengan segenap upaya. Mereka menggunakan personel yang terlatih serta sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung operasi ini.
“Sarana dan prasarana yang kami miliki cukup baik, namun tentu saja kami juga membutuhkan dukungan doa dari masyarakat. Mari kita bersama-sama berdoa agar segera mendapatkan titik terang mengenai keberadaan rekan-rekan kita,” tambahnya.
Memasuki hari kelima pencarian, Hengki mengatakan bahwa tim SAR terus mengerahkan semua sumber daya yang ada, termasuk memperluas jangkauan pencarian untuk meningkatkan kemungkinan menemukan tim jurnalis dan awak kapal yang hilang.
“Basarnas mungkin akan menambah sektor pencarian untuk memperluas area yang dicari. Operasi ini akan berlangsung hingga satu minggu, sehingga masih ada waktu hingga hari Senin, dua hari lagi,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa semua alat utama sistem senjata (alutsista) yang digunakan dalam pencarian dilengkapi dengan teknologi canggih, seperti thermal dan radar, untuk mendeteksi objek yang mungkin terapung di dekat kapal.
“Jika ada speed boat yang mungkin tenggelam atau terapung, kami dapat mendeteksinya karena kapal kami dilengkapi dengan radar. Semua objek yang terapung di permukaan laut dapat dimonitor, terutama dengan adanya kamera thermal yang kami miliki,” tambah Hengki.
Hingga hari kelima operasi pencarian, Tim SAR Gabungan telah memperluas cakupan wilayah penyisiran baik melalui jalur laut maupun udara untuk mencari rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, tepatnya di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.
“Memasuki hari kelima, kami kembali melakukan perluasan area pencarian dengan membagi wilayah menjadi beberapa sektor, baik dari jalur laut maupun udara. Kami memaksimalkan seluruh unsur SAR yang terlibat untuk menyisir area yang telah ditentukan,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, saat ditemui di Pandeglang pada hari yang sama.
➡️ Baca Juga: Pengaturan dan Karakter Layar yang Harus Diperhatikan Pengguna HP di Malam Hari Usia 40 Tahun
➡️ Baca Juga: Tontonan Kamis: Film Terbaru Descendants dan Komedi Golf Will Ferrell yang Menghibur
