Nilai Kevin Diks Tembus Rekor di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pimpin Peringkat Termahal

FIFA ASEAN Cup 2026 akan segera dimulai, dengan Timnas Indonesia mencatatkan nilai pasar tertinggi di antara semua tim yang berpartisipasi dalam Premier Division. Ini adalah pertanda baik bagi sepak bola Indonesia, yang tengah berupaya menunjukkan kemajuan di pentas internasional.

Turnamen yang sangat dinantikan ini akan berlangsung dari 24 September hingga 5 Oktober 2026. Sementara itu, Premier Division di Indonesia dijadwalkan diadakan pada 25 September hingga 5 Oktober, menambah semarak kompetisi.

Sebagai tuan rumah, Indonesia akan menyelenggarakan kompetisi ini di dua stadion utama: Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat di Bandung. Penempatan venue ini diharapkan dapat memberikan pengalaman terbaik bagi para penonton dan tim yang berpartisipasi.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Transfermarkt, Timnas Indonesia tercatat sebagai tim dengan nilai pasar tertinggi menjelang turnamen. Total valuasi pemain Indonesia diperkirakan mencapai Rp377,79 miliar, menjadikannya jauh melampaui tim-tim lain di Premier Division.

Angka valuasi tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki keunggulan yang signifikan dibandingkan pesaingnya. Thailand, yang berada di posisi kedua, hanya memiliki total nilai pasar Rp159,09 miliar, sedangkan Malaysia menempati urutan ketiga dengan nilai Rp120,37 miliar.

Menariknya, Bangladesh yang juga tergabung di Grup A memiliki nilai pasar yang cukup menjanjikan. Skuad Bangladesh ditaksir mencapai Rp115,15 miliar, sedangkan Singapura berada di posisi terbawah Grup A dan Premier Division dengan nilai hanya Rp59,10 miliar.

Kenaikan nilai pasar Indonesia tidak terlepas dari keberadaan sejumlah pemain yang berkompetisi di liga-liga Eropa. Salah satu bintang yang mencuri perhatian adalah Kevin Diks, pemain Borussia Mönchengladbach di Bundesliga Jerman, yang memiliki estimasi nilai pasar sebesar €5 juta atau sekitar Rp86,91 miliar.

Angka valuasi Kevin Diks mencolok, bahkan melebihi total nilai semua pemain di tim Singapura. Selisihnya mencapai sekitar Rp27,81 miliar, menjadikan nilai Kevin Diks 47 persen lebih tinggi dibandingkan nilai pasar tim The Lions secara keseluruhan.

Tidak hanya itu, Kevin Diks juga diakui sebagai pemain dengan nilai pasar tertinggi yang bakal tampil di Premier Division FIFA ASEAN Cup 2026. Di urutan kedua ada Hamza Choudhury, gelandang Bangladesh yang kini bermain untuk Leicester City, dengan nilai pasar €4 juta atau sekitar Rp69,53 miliar.

Dalam konteks persaingan di Grup A, Indonesia jelas memiliki keunggulan yang signifikan dari segi valuasi dibandingkan tiga lawan yang akan dihadapinya. Ini menjadi modal penting bagi skuad Garuda untuk tampil maksimal di turnamen mendatang.

➡️ Baca Juga: Kasus Percobaan Bunuh Diri pada Siswa Meningkat 2,7 Kali Lipat, Kemenkes Mengungkap Fakta Ini

➡️ Baca Juga: Adik Arie Kriting Meninggal, Indah Permatasari Rasakan Kehilangan Seperti Kakak Kandung

Exit mobile version