Serangan Udara AS Targetkan Kapal Induk Drone Iran Shahid Bagheri dengan Akurat

Komando Pusat Angkatan Bersenjata Amerika Serikat, CENTCOM, baru-baru ini merilis rekaman yang menunjukkan serangan terhadap kapal induk drone Iran bernama Shahid Bagheri. Kapal ini memiliki panjang 240 meter dan dilengkapi dengan berbagai teknologi, termasuk drone, helikopter, kapal serang, serta sistem pertahanan yang canggih.
Setelah satu tahun sejak peluncuran kapal induk drone pertamanya, Iran mengoperasikan Shahid Bagheri, yang dirancang untuk menampung beberapa skuadron drone dan helikopter. Dalam laporan militer AS, mereka mengonfirmasi bahwa serangan telah dilakukan terhadap kapal tersebut, yang saat ini sedang dalam keadaan terbakar.
Shahid Bagheri sebenarnya merupakan kapal dagang yang telah dimodifikasi secara signifikan. Dengan landasan pacu miring sepanjang sekitar 180 meter, kapal ini memungkinkan drone untuk melakukan lepas landas dan mendarat dengan efisien. Foto-foto yang dirilis selama upacara peluncuran di Teheran juga menunjukkan keberadaan helikopter di dek kapal.
Kapal ini memiliki panjang sekitar 240 meter dan, menurut informasi dari Iran, mampu mengangkut beberapa skuadron drone sekaligus.
Laporan dari Iran menyatakan bahwa kapal tersebut dapat mengerahkan hingga 60 drone yang dirancang untuk misi pengintaian dan serangan. Selain pesawat yang beroperasi dari dek kapal, Shahid Bagheri juga dilengkapi dengan sistem pertahanan udara, rudal anti-kapal, serta membawa sejumlah kapal serang cepat.
Kapal-kapal ini digunakan oleh Iran untuk melancarkan serangan di perairan, baik dengan personel yang ada di dalamnya maupun sebagai kapal bunuh diri yang diisi dengan bahan peledak.
Selain kemampuan ofensif dan defensifnya, kapal induk drone ini juga berfungsi sebagai pangkalan logistik yang mendukung operasi angkatan laut Korps Garda Revolusi Islam Iran. Menurut laporan dari media Iran, kapal ini dilengkapi dengan sistem pengumpulan intelijen dan peperangan elektronik, serta memiliki fasilitas interior yang termasuk rumah sakit dan bahkan lapangan sepak bola.
Awal pekan ini, militer AS melaporkan bahwa mereka telah melancarkan serangan terhadap Shahid Bagheri, menyusul penyebaran rekaman baru mengenai kapal tersebut oleh Iran sekitar sebulan yang lalu. Pembaruan ini datang di tengah penyangkalan dari Washington atas klaim Iran yang menyatakan bahwa mereka telah menenggelamkan kapal induk AS.
Pada saat itu, militer AS menyatakan bahwa satu-satunya kapal yang terkena serangan adalah Shahid Bagheri, dan operasi serangan dilakukan beberapa jam setelah dimulai. Pernyataan terbaru dari Jenderal Cooper menunjukkan bahwa kapal induk drone yang besar ini kembali menjadi sasaran.
➡️ Baca Juga: Kekurangan Discovery Learning yang Perlu Diperhatikan
➡️ Baca Juga: Pameran Seni Kontemporer di Bali, Menarik Perhatian




