Kondisi Kesehatan Anak Bunga Zainal Menurun Setelah Dirawat di Jakarta dan Dilarikan ke Malaysia

Kabar duka menyelimuti keluarga Bunga Zainal ketika salah satu anaknya harus mendapatkan perawatan intensif di sebuah rumah sakit di Kuala Lumpur, Malaysia. Keadaan kesehatan anak tersebut menjadi perhatian utama setelah mengalami masalah kesehatan yang serius.
Kondisi kesehatan anak Bunga Zainal dilaporkan menurun setelah mengalami keracunan makanan yang mengakibatkan serangkaian gejala seperti muntah dan diare yang berkepanjangan. Meskipun telah menjalani perawatan di Jakarta dengan harapan ada perbaikan, kenyataannya situasi malah semakin memburuk ketika anak tersebut kembali ke rumah.
Melihat kondisi yang belum juga membaik, Sukhdev Singh, suami Bunga Zainal dan produser film, mengambil keputusan untuk membawa anaknya ke Kuala Lumpur guna mendapatkan penanganan medis yang lebih baik. Ia mengungkapkan bahwa gejala yang dialami anaknya sudah berlangsung selama beberapa hari tanpa adanya perbaikan yang signifikan.
“Setelah tiga hari mengalami keracunan makanan dan muntaber, kami tidak melihat ada perubahan. Maka kami memutuskan untuk membawa anak kami ke dokter di Kuala Lumpur,” jelas Sukhdev pada 18 Agustus 2026.
Kondisi kesehatan anak Bunga Zainal ternyata tidak hanya terhenti pada gejala keracunan makanan. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, dokter mendapati adanya infeksi virus yang masih belum sepenuhnya diatasi.
Sukhdev mencurigai bahwa keracunan makanan yang dialami anaknya mungkin disebabkan oleh bakteri atau virus yang terkandung dalam makanan. Masalah tersebut kemudian berimbas pada sistem pencernaan dan berpotensi mempengaruhi organ tubuh lainnya.
“Awalnya kami duga ini akibat keracunan makanan, yang mungkin disebabkan oleh bakteri atau virus. Kondisi ini kemudian merembet ke bagian tubuh lainnya. Kini lambungnya mengalami luka dan empedunya juga bengkak,” tambahnya.
Penemuan ini membuat keluarga Bunga Zainal merasa perlu memberikan perhatian ekstra terhadap kesehatan anak mereka. Apalagi, kondisi anak tersebut sempat mengalami penurunan yang cukup signifikan meskipun telah mendapatkan perawatan di Indonesia.
Beberapa hari sebelum dibawa ke Kuala Lumpur, Sukhdev menyatakan bahwa kondisi anaknya berada dalam keadaan yang sangat mengkhawatirkan. Namun, setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit di Malaysia, perlahan-lahan kondisi kesehatan anaknya mulai menunjukkan tanda-tanda stabil.
“Hari ini kondisi anak kami sudah jauh lebih stabil dibandingkan tiga hari yang lalu. Saat itu, kami benar-benar merasa sangat khawatir,” ungkap Sukhdev.
➡️ Baca Juga: Jadwal Tim Indonesia di Piala Thomas & Uber 2026: Strategi Meraih Kemenangan Skuad Merah Putih
➡️ Baca Juga: Mobil Listrik Mengungguli Mobil Bensin di Negara Ini: Temukan Alasannya




