Polri Siapkan 6 Posko DVI untuk Mencari 130 Korban KM Virgo di Jatim dan Kalsel

Jakarta – Penanganan insiden yang melibatkan KM Virgo Transport 8 semakin diperkuat. Selain pengiriman kapal dan helikopter untuk mencari korban yang masih hilang, Polri juga telah mendirikan enam posko Disaster Victim Identification (DVI) di wilayah Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.
Posko-posko tersebut dirancang untuk mendukung proses identifikasi korban, baik melalui layanan antemortem maupun postmortem. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menangani insiden kapal yang hilang kontak saat perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin.
“Polri tidak hanya berfokus pada pencarian dan evakuasi, tetapi juga menyediakan semua dukungan yang diperlukan, termasuk DVI, layanan kesehatan, posko pelayanan, serta jalur komunikasi bagi keluarga korban. Semua langkah ini diambil untuk memastikan penanganan korban dilakukan dengan profesional, akurat, dan penuh empati,” ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko, pada Minggu, 13 September 2026.
Di Jawa Timur, posko DVI antemortem telah didirikan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Pelabuhan Sumenep. Sementara untuk posko DVI postmortem, lokasi yang ditentukan adalah RS Bhayangkara Surabaya.
Sedangkan di Kalimantan Selatan, posko DVI postmortem ditempatkan di RS Bhayangkara Banjarmasin dan RSUD Ulin Banjarmasin. Selain itu, satu posko DVI antemortem dari Biddokkes Polda Kalsel juga tersedia di Pelabuhan Trisakti.
Di tengah upaya tersebut, pencarian terhadap korban yang belum ditemukan tetap menjadi prioritas utama. Polri melalui Korpolairud Baharkam Polri telah mengerahkan tiga Kapal Polisi untuk memperkuat operasi SAR di lokasi kejadian.
KP Laksmana-7012 yang beroperasi di posisi BKO Kalsel bergerak dengan jarak sekitar 80 NM dan diperkirakan memerlukan waktu tempuh tujuh jam.
Selanjutnya, KP Ibis-6001 yang berada di posisi BKO Kalteng memiliki jarak sekitar 103 NM dengan estimasi waktu tempuh sembilan jam. Sementara itu, KP Manyar-5003 yang beroperasi di posisi BKO Surabaya terletak sekitar 200 NM dengan waktu tempuh yang diperkirakan mencapai 24 jam.
Ketiga kapal tersebut telah melakukan persiapan perlengkapan sebelum berangkat menuju lokasi pencarian.
Sebelumnya dilaporkan, tim SAR gabungan masih berjuang untuk menemukan 130 orang yang hingga saat ini belum ditemukan setelah kapal KM Virgo Transport 8 hilang kontak di perairan Laut Jawa.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyampaikan bahwa jumlah tersebut merupakan bagian dari total 243 penumpang dan awak kapal yang tercatat dalam manifest.
➡️ Baca Juga: Strategi Efektif Mengelola Keuangan Pribadi untuk Stabilitas dan Perencanaan yang Baik
➡️ Baca Juga: Strategi Efektif untuk Menghasilkan Pendapatan Online yang Terindeks Google Secara Aman dan Berkelanjutan




