Polisi Mengungkap Hubungan Revaldo dengan Pengedar Narkoba Selama Rehabilitasi

Jakarta – Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Nasriadi, mengungkapkan bahwa aktor Revaldo Fifaldi mengenali seorang pengedar narkotika berinisial HS ketika keduanya berada di fasilitas rehabilitasi narkoba di Bogor, Jawa Barat.
HS diketahui merupakan salah satu penyuplai narkotika kepada Revaldo. Menurut keterangan Nasriadi, saat itu istri HS juga sedang menjalani proses rehabilitasi di lokasi yang sama dengan Revaldo.
Pertemuan antara Revaldo dan HS bermula dari kunjungan adik ipar HS, yang berprofesi sebagai artis, yang sering menjenguk istri HS di tempat rehabilitasi.
“Dalam kesempatan tersebut, adik iparnya sering mengunjungi atau diminta untuk memeriksa kondisi kakaknya (istri HS), dan di situ Revaldo juga tengah menjalani rehabilitasi. Mereka pun bertemu di sana,” jelasnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026.
Setelah menyelesaikan masa rehabilitasi, hubungan antara Revaldo dan HS kembali terjalin. Mereka berdua bertemu lagi dalam acara peluncuran film yang diadakan oleh adik ipar HS.
Komunikasi yang semakin intens menjadikan hubungan mereka berlanjut, bahkan sampai pada kesepakatan untuk menggunakan narkotika secara bersama-sama.
“Perbincangan yang sering terjadi di antara mereka akhirnya berujung pada janji untuk menggunakan narkoba bersama di salah satu apartemen milik bandar tersebut,” ungkap Nasriadi.
Nasriadi juga menyampaikan bahwa HS sempat memberikan narkotika kepada Revaldo tanpa meminta imbalan sebanyak tiga kali. Revaldo kemudian kembali membeli barang haram tersebut setelah ia mengalami ketergantungan.
“Berdasarkan hasil penyidikan, HS memberikan narkotika secara cuma-cuma tiga kali. Ini menunjukkan bahwa Revaldo terjerat dalam jaringan ini,” kata Nasriadi.
Dari hasil penyidikan, polisi baru menemukan satu transaksi pembelian narkotika yang dilakukan oleh Revaldo kepada HS. Dalam transaksi tersebut, Revaldo membeli sabu seberat 0,5 gram dengan harga Rp650 ribu.
Nasriadi menilai bahwa faktor lingkungan sosial merupakan salah satu penyebab Revaldo kembali terlibat dalam penyalahgunaan narkotika meskipun sudah menjalani rehabilitasi.
“Revaldo sudah keluar dari rehabilitasi dan mulai pulih, tetapi karena pergaulan yang tidak sehat, ia akhirnya terjebak kembali dalam peredaran dan penggunaan narkotik,” ujarnya.
Sebelumnya, pihak kepolisian telah menangkap HS (31) dan FB (41) yang diduga terlibat dalam memasok narkotika kepada Revaldo.
Kedua pengedar tersebut ditangkap pada Rabu (26/8) di lokasi yang berbeda di Jakarta Pusat. HS ditangkap di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, sedangkan FB ditangkap di daerah Palmerah.
➡️ Baca Juga: Sembunyikan Aplikasi Tanpa Launcher: Pakai Fitur “Private Space” di Android 14, Anti Disentil Teman
➡️ Baca Juga: Mabes TNI Lakukan Penyelidikan Internal Terkait Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS




