Pernikahan Chef Devy Anastasia Jadi Sorotan Karena Ciuman Pengantin yang Kontroversial

Pernikahan antara Chef Devy Anastasia dan Hosea Yulius menarik perhatian publik setelah berbagai foto dan video dari momen bahagia mereka diunggah di media sosial. Sayangnya, alih-alih menerima berbagai ucapan selamat, salah satu momen dalam perayaan pernikahan mereka justru menuai kritik dari para netizen.
Salah satu fokus perhatian adalah ciuman pengantin yang dilakukan oleh Devy dan suaminya. Beberapa netizen berpendapat bahwa momen tersebut terlalu intim untuk dipublikasikan dan tidak seharusnya menjadi konsumsi publik. Kritik yang muncul bahkan membuat salah satu pengguna media sosial memutuskan untuk berhenti mengikuti akun Devy.
Sebelum kontroversi ini muncul, Devy telah membagikan berbagai momen dari pernikahannya di platform sosial. Ia juga menekankan bahwa acara tersebut tidak dihadiri oleh anak-anak, yang mungkin menjadi salah satu upaya untuk membatasi audiens yang melihat konten tersebut.
Devy menuliskan, “Happy Wedding to me WkWKWk,” di akun Instagramnya @devyanastasia pada tanggal 8 September 2026, mengekspresikan kebahagiaannya setelah resmi menikah.
Dalam unggahannya, ia menambahkan catatan penting bahwa acara tersebut tidak mengizinkan kehadiran anak-anak di bawah umur. “Notes: acara ini tidak ada anak2 dibawah umur ya, sampe di undangan bahkan ditulis ga boleh bawa anak anak :,)” tulisnya, menegaskan batasan yang ia terapkan.
Reaksi terhadap unggahan tersebut pun beragam. Beberapa warganet memberikan ucapan selamat, sementara yang lain mengkritisi salah satu momen romantis yang terjadi antara Devy dan suaminya.
Salah seorang netizen mengungkapkan pendapatnya di Threads, “Baru kali ini saya merasa ilfeel dengan seorang public figure. Saya tahu itu haknya untuk mengunggah ciuman pernikahan, tetapi kontennya terasa tidak pantas untuk ditonton. Mungkin seharusnya tidak menjadi konsumsi publik jika momen tersebut terlalu intim? Sebagai perempuan, jujur saya merasa tidak nyaman melihatnya.”
Kritik yang muncul ternyata mendapat tanggapan dari Hosea, suami Devy. Ia memberikan klarifikasi bahwa ciuman tersebut terjadi dalam suasana perayaan pernikahan mereka dan dinyatakan sebagai ungkapan kasih sayang.
“Hello, Hosea di sini, saya adalah suami Devy. Ya, kami melakukannya dengan penuh perasaan, saya sangat mencintainya. Saya ingin menjelaskan bahwa saya yang melakukan gerakan pertama pada ciuman itu. Jika Anda tidak setuju dengan hal ini, tidak masalah. Silakan unfollow dia, karena yang terpenting adalah kebahagiaannya. Keluarga saya semua bahagia untuknya dan juga untuk ciuman pernikahan kami. Kami melakukannya di pesta, bukan di saat akad nikah. Saat akad nikah, saya hanya mencium dahinya. Semoga Anda juga menemukan kebahagiaan Anda,” tulis Hosea sebagai respons.
Kisah pernikahan Chef Devy dan Hosea menggambarkan bagaimana sebuah momen romantis dapat memicu berbagai reaksi di kalangan publik. Meski terlihat bahagia, tidak jarang momen-momen intim semacam ini menjadi perdebatan di media sosial.
Sikap Hosea yang berani membela keputusan mereka menunjukkan betapa pentingnya sebuah komunikasi yang terbuka dalam sebuah hubungan. Ia tidak hanya membela cinta mereka, tetapi juga memberikan perspektif kepada netizen tentang arti dari momen yang mereka pilih untuk ditampilkan.
Dengan pernikahan yang menjadi sorotan, Devy dan Hosea harus siap menghadapi berbagai reaksi, baik positif maupun negatif. Ini adalah bagian dari dunia publik yang harus mereka jalani sebagai pasangan yang baru saja menikah.
Sebagai figur publik, Devy tentunya menyadari risiko yang datang dengan setiap unggahan di media sosial. Momen-momen seperti ini bukan hanya sekadar perayaan cinta, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk mengelola bagaimana publik merespons kehidupan pribadinya.
Di tengah kritik dan pujian, pasangan ini tetap berkomitmen untuk menjalani kehidupan bersama dengan penuh cinta dan kebahagiaan. Mereka menunjukkan bahwa cinta sejati tidak hanya dapat terlihat dalam momen bahagia, tetapi juga dalam cara mereka menghadapi tantangan yang datang.
Ciuman pengantin yang kontroversial ini pun menjadi pengingat bagi banyak orang bahwa cinta memiliki banyak bentuk dan cara untuk diekspresikan. Mungkin, yang terpenting adalah bagaimana mereka berdua merasakan dan menjalani cinta tersebut, bukan bagaimana orang lain menilainya.
Setiap hubungan memiliki dinamika dan cara unik untuk mengekspresikan kasih sayang. Apa yang mungkin dianggap berlebihan oleh sebagian orang, bisa jadi merupakan bentuk cinta yang tulus bagi pasangan tersebut. Dalam dunia yang semakin terbuka, penting untuk menghargai pilihan pribadi setiap individu, termasuk dalam hal yang berkaitan dengan cinta dan pernikahan.
➡️ Baca Juga: 4 Casing SFF 9L dengan PSU Flex-ATX Included di Bawah 900k (Second)
➡️ Baca Juga: YouTuber Indonesia dalam Kontroversi Penghinaan Agama




