happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k depo 10k
bisnis

IHSG Turun 1,02% Menjadi 6.009,50, Terendah dalam Dua Bulan Terakhir

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan pada hari Kamis, 1 Oktober 2026, dengan hasil yang kurang menggembirakan. IHSG mengalami penurunan sebesar 61,64 poin atau setara dengan 1,02%, sehingga mencapai level 6.009,50.

Penurunan ini mengakibatkan IHSG berada pada titik terendah dalam lebih dari dua bulan terakhir. Tekanan jual yang signifikan juga menyebabkan indeks sempat berada di bawah level psikologis 6.000 selama sesi perdagangan. Data pasar menunjukkan bahwa IHSG bahkan menyentuh angka terendah di 5.973,16 sebelum akhirnya ditutup di posisi 6.009,50.

Pergerakan IHSG pada hari ini menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi. Indeks bergerak dalam rentang antara 5.973 hingga 6.095, menunjukkan ketidakpastian di kalangan investor.

Kondisi pasar saham terlihat tidak menguntungkan, dengan mayoritas saham yang diperdagangkan berakhir di zona merah.

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 206 saham mengalami penguatan, sementara 450 saham mengalami penurunan, dan 134 saham lainnya tidak mengalami perubahan.

Volume perdagangan hari ini mencapai 329,48 juta lot, dengan nilai transaksi total sebesar Rp11,07 triliun. Transaksi ini dilakukan dalam sekitar 1,58 juta kali.

Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan jual cukup meluas dalam perdagangan saham hari ini, mencerminkan ketidakpastian yang dirasakan oleh para pelaku pasar.

Penurunan IHSG kali ini terutama dipicu oleh beberapa sektor yang mengalami koreksi yang cukup signifikan.

Sektor konsumer nonprimer tercatat sebagai salah satu sektor yang mengalami penurunan terbesar, yakni sebesar 1,97%. Sektor barang baku juga melemah 1,91%, diikuti oleh sektor teknologi yang turun 1,50%.

Koreksi pada sejumlah sektor ini berkontribusi terhadap penurunan indeks secara keseluruhan, menambah ketidakpastian di pasar.

Sebelumnya, pada sesi I perdagangan, tekanan terbesar terlihat pada sektor teknologi, yang saat itu mengalami penurunan lebih dari 3%.

Beberapa saham dengan kapitalisasi besar berkontribusi pada penurunan IHSG pada hari ini, menjadi perhatian utama para investor.

Saham-saham yang memberikan tekanan terhadap indeks di antaranya adalah saham-saham besar yang memiliki pengaruh signifikan.

Pergerakan saham-saham ini sangat diperhatikan oleh para pelaku pasar, karena dampaknya terhadap pergerakan IHSG cukup besar.

Di tengah situasi menurunnya indeks, investor asing juga tercatat melakukan aksi jual bersih.

Pada penutupan sesi I, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp204,30 miliar. Data dari platform analisis menunjukkan bahwa nilai pembelian asing mencapai Rp1,70 triliun, sedangkan nilai penjualan tercatat sebesar Rp1,90 triliun.

➡️ Baca Juga: Warga Jakarta Dapatkan Transportasi Umum Gratis dan Promo Hotel Tanpa Mudik

➡️ Baca Juga: Ombudsman Ungkap Fasilitas Apartemen di Lapas Cibinong, Terdapat Ruang Tamu dan Miras di Kulkas

Related Articles

Back to top button