John Herdman Rencanakan Penambahan Pemain Baru untuk Timnas Indonesia, PSSI Berikan Respons

Pelatih tim nasional Indonesia, John Herdman, diketahui belum resmi mengajukan permohonan kepada PSSI mengenai rencana untuk menambah pemain guna memperkuat tim Garuda. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, dalam acara Kongres Luar Biasa PSSI yang berlangsung di Semarang pada tanggal 8 Oktober 2026.
Yunus menegaskan bahwa hingga saat ini, tidak ada permintaan resmi dari John Herdman terkait penambahan pemain untuk timnas. Ia juga menambahkan bahwa nama-nama pemain yang banyak diperbincangkan di media sosial belum disampaikan secara resmi kepada PSSI.
“Saat ini belum ada permintaan resmi yang diterima,” ungkap Yunus Nusi.
Ia menjelaskan bahwa jika ada kebutuhan untuk menambah pemain, John Herdman sebaiknya menyampaikan permohonan tersebut secara langsung kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
“Bahkan, terkadang permintaan itu perlu disampaikan dalam bentuk tertulis,” tambahnya.
Yunus juga menyerahkan sepenuhnya kepada John Herdman mengenai kebutuhan skuad Timnas Indonesia, termasuk tentang komposisi pemain dan posisi yang masih dianggap kurang.
“Kita percayakan sepenuhnya kepada John, sebagai pelatih, untuk menentukan komposisi tim dan mengidentifikasi kekurangan yang ada. Saat ini, John sedang berlibur, jadi kita tunggu kepulangannya untuk mendiskusikan lebih lanjut,” jelas Yunus.
Sebelumnya, Herdman telah mengungkapkan niatnya untuk menambah pemain baru, termasuk dari diaspora, dalam enam bulan ke depan untuk memperkuat skuad Timnas Indonesia. Rencana ini disusun sebagai persiapan menghadapi putaran final Piala Asia 2027 yang akan berlangsung di Arab Saudi.
Dalam sebuah wawancara, Herdman menyatakan bahwa sepak bola Indonesia sedang berada di jalur yang tepat menuju peningkatan level. Oleh karena itu, ia berpendapat bahwa dibutuhkan pemain yang mampu bersaing di tingkat tersebut.
Rencana penambahan pemain ini juga berkaitan erat dengan target Timnas Indonesia untuk dapat mencapai fase Piala Dunia pada tahun 2030 mendatang.
➡️ Baca Juga: Raisa Kembali ke Indonesia Satu Jam Sebelum Serangan Iran di Bandara Dubai
➡️ Baca Juga: Kapolri Suyudi Ario Seto Lantik Kabareskrim dan Kabaharkam, Kenali Profil Mereka




