Pemerintah Diminta Bawa Kasus Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon ke Mahkamah Internasional

Jakarta – MER-C Indonesia berkolaborasi dengan Tim Pengacara Muslim (TPM) mengajukan permohonan kepada pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah diplomatik yang tegas setelah gugurnya tiga prajurit TNI yang bertugas dalam misi UNIFIL di Lebanon akibat serangan yang dilakukan oleh Israel.
“Kami mendesak pemerintah, khususnya Kementerian Pertahanan dan Kementerian Luar Negeri, untuk mengupayakan langkah diplomatik yang kuat dan membawa kasus ini ke Mahkamah Internasional (ICJ) serta Mahkamah Pidana Internasional (ICC),” ujar Achmad Michdan, perwakilan dari TPM, dalam sebuah konferensi pers di Jakarta, Rabu lalu.
Tim pengacara tersebut juga menyerukan kepada pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap protokol perlindungan bagi personel TNI yang ditempatkan di daerah konflik tersebut.
Mereka menuntut akuntabilitas dari pihak Israel, yang mencakup penyelidikan independen, penegakan hukum terhadap pelaku di lapangan sebagai tindakan kejahatan perang, serta memberikan kompensasi kepada keluarga korban dan kepada pemerintah Indonesia.
Lebih jauh, mereka juga meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengecam serangan terhadap UNIFIL dan membentuk mekanisme investigasi yang bersifat independen.
“Dewan Keamanan PBB juga diminta untuk memperkuat mandat perlindungan bagi pasukan penjaga perdamaian dan, jika perlu, segera merujuk kasus ini ke ICC,” tambahnya.
TPM bersama MER-C juga mengajak komunitas internasional untuk segera mengambil tindakan terhadap kejahatan perang yang terus berulang di wilayah tersebut.
“Solidaritas global sangat penting untuk memastikan bahwa tidak ada impunitas bagi mereka yang melakukan kejahatan terhadap pasukan penjaga perdamaian,” tegasnya.
Ketiga prajurit yang gugur dalam insiden tersebut adalah Praka Farizal Rhomadhon, yang meninggal pada 29 Maret akibat serangan artileri, bersama dengan Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, yang gugur pada 30 Maret saat memimpin misi pengawalan, serta Sertu Muhammad Nur Ichwan yang tewas dalam insiden ledakan kendaraan.
➡️ Baca Juga: Keutamaan Membaca dan Khatam Al-Qur’an di Bulan Ramadhan Menuju Malam Lailatul Qadar
➡️ Baca Juga: Warga RI Terus Memilih Pinjol, Nilai Outstanding Hampir Rp100 Triliun pada Januari 2026




