Kakak Tegur Aron Ashab Usai Mengaku Diculik: Bertobat Agar Tidak Terulang Lagi

Gamyla Ashab menunjukkan kekecewaannya terhadap adiknya, Aron Ashab, yang baru-baru ini mengaku menjadi korban penculikan dan penyekapan. Gamyla menegaskan bahwa Aron sebenarnya sedang menjalani proses rehabilitasi karena kecanduan alkohol dan meminta adiknya untuk memperbaiki perilakunya agar tidak menciptakan masalah yang lebih besar di masa depan.
Kisah perselisihan antara dua saudara ini mulai mencuat setelah Aron mengunggah pernyataan mengejutkan di akun Instagram-nya pada tanggal 14 Oktober 2026. Dalam unggahannya, aktor dan kreator konten tersebut mengklaim dirinya adalah korban penculikan yang melibatkan sejumlah individu yang ia sebut sebagai “preman penunggang agama”.
Aron mengungkapkan bahwa selama masa penyekapan, ia mengalami berbagai bentuk kekerasan. Ia menyatakan bahwa dirinya dikurung, dipukuli, dan dipaksa untuk melakukan hal-hal tertentu yang tidak diinginkannya.
“Penculikan bayaran dilakukan oleh satu oknum dan difasilitasi oleh preman-preman yang berpura-pura berani menangkap saya dengan cara kekerasan, mengurung saya, menyiksa saya, dan memaksa saya melakukan hal-hal ini, tanpa memikirkan konsekuensi bahwa kali ini yang mereka ‘garap’ adalah saya. Pada dasarnya, mereka telah memilih orang yang salah untuk dipermainkan,” tulis Aron dalam unggahannya itu.
Namun, Gamyla dengan tegas membantah klaim tersebut. Melalui Instagram Story, ia memberikan penjelasan berbeda tentang situasi yang dialami oleh Aron. Ia menjelaskan bahwa adiknya bukanlah korban penculikan, melainkan sedang dalam proses rehabilitasi akibat masalah ketergantungan alkohol.
Gamyla juga memperingatkan Aron agar tidak terus-menerus menciptakan kegaduhan dan mulai melakukan perbaikan diri. Ia bahkan mengancam akan mengungkap rahasia besar yang dimiliki Aron jika perilakunya tidak menunjukkan perubahan.
“Kesabaran saya ada batasnya. Jangan sampai saya membuka rahasia besar yang kamu miliki! Jika kamu tidak ingin dihadapkan pada masalah yang lebih besar, bertobatlah dan berkarya dengan cara yang benar. Tidak perlu drama!” tegas Gamyla.
Gamyla Ashab juga menyampaikan keluhannya mengenai kebiasaan Aron yang sering mengonsumsi alkohol.
Selain membantah klaim penculikan, Gamyla mengungkapkan beberapa isu yang selama ini menjadi beban bagi keluarga mereka. Ia menyoroti bahwa kebiasaan Aron untuk mengonsumsi minuman keras telah memberikan dampak negatif kepada orang-orang terdekatnya.
Salah satu masalah yang diangkat oleh Gamyla adalah kebiasaan Aron memesan minuman melalui pengemudi ojek online, tanpa membayar pesanan tersebut. Menurutnya, hal ini membuat keluarga mereka terpaksa menanggung biaya yang seharusnya menjadi tanggung jawab Aron.
“Setiap hari dia mabuk dan memesan minuman dari pengemudi ojek online, tetapi tidak pernah membayar. Akhirnya, keluarga yang harus menanggung biaya tersebut,” ungkapnya.
Dengan berbagai masalah ini, Gamyla berharap agar Aron dapat menyadari kesalahan dan mulai memperbaiki diri. Tindakan tegasnya sebagai seorang kakak menunjukkan kepedulian dan harapan untuk masa depan yang lebih baik bagi adiknya.
➡️ Baca Juga: Cara Efektif Menghasilkan Uang Online dengan Menjual Kursus Edukasi Mandiri
➡️ Baca Juga: 5 Mobil Terpopuler yang Menarik Perhatian di Bangkok Motor Show 2026




