uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

kpkgg
bisnis

Prabowo Undang Airlangga, Suahasil Nazara, dan Gubernur BI ke Istana, Apa Tujuannya?

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan terbatas dengan sejumlah pejabat yang berkaitan dengan sektor ekonomi di Istana Kepresidenan Republik Indonesia, pada Selasa sore, 20 Oktober 2026. Rapat ini dihadiri oleh menteri-menteri yang berfokus pada ekonomi, anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), serta Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti.

Para pejabat mulai tiba di Istana sekitar pukul 15.30 WIB. Sebagian besar dari mereka menyatakan bahwa informasi mengenai hasil pertemuan akan diumumkan setelah rapat selesai dilaksanakan.

Di antara pejabat yang hadir, terdapat nama-nama penting seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria, serta Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti.

Ketika ditanya oleh awak media mengenai agenda pertemuan tersebut, Airlangga mengonfirmasi bahwa rapat ini melibatkan para menteri yang bergerak di bidang ekonomi dan anggota DEN.

“(Rapat ini, red.) diadakan bersama menteri-menteri ekonomi dan DEN,” ungkap Airlangga menjawab pertanyaan dari wartawan.

Selain agenda tersebut, Prabowo juga menerima laporan dari Menteri Luar Negeri RI, Arrmanatha Christiawan Nasir, mengenai kunjungan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, ke Indonesia yang berlangsung dari 17 hingga 19 Oktober 2026.

Arrmanatha, yang akrab dipanggil Tata, menerangkan bahwa laporan tersebut berkaitan dengan kegiatan Guterres di Kementerian Luar Negeri yang berlangsung pada Senin, 19 Oktober 2026.

“Saya baru saja menyampaikan laporan mengenai kunjungan Sekjen PBB yang berlangsung kemarin. Ada beberapa kegiatan di Kementerian Luar Negeri. Itu saja, tidak ada hal-hal khusus, hanya laporan rutin tentang perkembangan dan hasil kunjungan Sekjen PBB,” jelas Menlu Arrmanatha ketika ditemui setelah pertemuan dengan Presiden Prabowo.

Guterres sebelumnya memberikan pidato berjudul “Delapan Dekade Perserikatan Bangsa-Bangsa: Apa Selanjutnya?” di Kementerian Luar Negeri pada hari Senin.

Kunjungan Sekretaris Jenderal PBB tersebut berlangsung selama tiga hari, yaitu dari tanggal 17 hingga 19 Oktober 2026. Sementara itu, pertemuan terbatas antara Prabowo dan jajaran pejabat ekonomi menjadi salah satu agenda penting di Istana Kepresidenan pada hari Selasa yang sama.

➡️ Baca Juga: Wakapolri Menekankan Polri Harus Siap Tanggap Sebelum dan Selama Bencana Terjadi

➡️ Baca Juga: Laptop Spesialis Data Scientist: Kapasitas RAM 32GB untuk Performa Olah Data Sangat Cepat

Related Articles

Back to top button