Ben Kasyafani Menanggapi Keputusan Sienna untuk Lepas Hijab dengan Bijak dan Terbuka

Keputusan Sienna Ameerah Kasyafani, putri dari pasangan Ben Kasyafani dan Marshanda, untuk melepas hijabnya telah menjadi topik hangat di berbagai platform media sosial. Banyak orang menyoroti perubahan ini, terutama karena sebelumnya Sienna dikenal sebagai sosok yang selalu mengenakan hijab.
Menanggapi sorotan publik tersebut, Ben Kasyafani memberikan pernyataan langsung mengenai situasi yang dihadapi putrinya. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka dan berusaha memahami proses pertumbuhan yang sedang dilalui Sienna. Ini adalah langkah penting untuk membantu anaknya menjalani fase kehidupannya dengan baik.
Ben menjelaskan bahwa keputusan Sienna untuk melepas hijab tidak diambil secara impulsif. Ia menegaskan bahwa penggunaan hijab oleh putrinya sebelumnya merupakan pilihan pribadi, bukan hasil dari tekanan orang tua.
“Memang di usia yang tepat, saatnya untuk bereksplorasi. Harapannya… tapi tidak, semua mendukung keputusan ini. Artinya, tidak ada yang merasa aneh. Ketika dia memutuskan untuk mengenakan hijab, itu terjadi sekitar dua minggu sebelum dia datang bulan. Jadi, itu adalah keinginan dari dirinya sendiri,” ungkap Ben Kasyafani saat ditemui di Jakarta Timur pada 5 April 2026.
Ia juga mengakui bahwa saat isu ini ramai dibicarakan, dirinya sempat merasa cemas. Bukan hanya karena keputusan anaknya, tetapi juga karena dampak dari komentar masyarakat yang berpotensi mempengaruhi kondisi mental remaja seusia Sienna.
Ben menganggap usia 13 tahun sebagai masa transisi krusial bagi seorang gadis. Pada fase ini, banyak perubahan emosional dan pola pikir yang terjadi, sehingga orang tua seharusnya hadir sebagai pendamping yang siap mendukung, bukan hanya sebagai pengarah.
“Ketika isu ini mulai ramai, aku merasa sedikit gelisah. Ketika dia berpakaian dengan baik, semua baik-baik saja, tetapi saat dia mengambil langkah ini, aku khawatir. Dia baru berusia tiga belas tahun, masa transisi menuju kedewasaan. Aku takut ini bisa menjadi polemik. Namun, syukurlah, tidak terlalu menjadi masalah. Semua orang di sekitar memberikan dukungan,” tambah Ben.
Dalam menghadapi situasi ini, Ben menekankan bahwa hubungannya dengan Sienna sangat dekat, layaknya teman. Ia percaya bahwa komunikasi yang terbuka adalah kunci agar anak tidak merasa tertekan atau memilih untuk menyimpan masalahnya sendiri.
➡️ Baca Juga: Teknologi di Balik Konser Virtual Artis yang Meriah
➡️ Baca Juga: Program Beasiswa untuk Pelajar Kurang Mampu




