Nabilah Selebgram Jadi Tersangka Usai Unggah Dugaan Pencurian di Media Sosial

Jakarta – Kasus yang melibatkan Nabilah O’Brien, seorang selebgram dan pemilik restoran Bibi Kelinci Kopitiam yang berlokasi di Kemang, Jakarta Selatan, telah menarik perhatian publik. Saat ini, Nabilah berstatus sebagai tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik setelah dilaporkan oleh pasangan suami-istri yang dikenal dengan inisial ZK dan ESR.
Polemik ini bermula dari sebuah insiden yang terjadi di restorannya pada malam hari tanggal 19 September 2025. Pada malam itu, pasangan tersebut datang ke Bibi Kelinci dan memesan sejumlah 14 menu makanan dan minuman sekitar pukul 23.00 WIB.
Situasi di restoran berubah menjadi tegang ketika keduanya mengeluhkan lamanya waktu tunggu pesanan. Ketegangan ini berujung pada keributan yang melibatkan staf restoran. Goldie Natasya Swarovski, kuasa hukum Nabilah, menjelaskan bahwa ZK dan ESR bahkan diduga memasuki area dapur yang seharusnya tidak boleh diakses oleh pelanggan.
“Pasangan ini melakukan tindakan intimidatif dengan menerobos masuk ke area dapur yang merupakan zona terbatas bagi pelanggan. Larangan ini jelas berlaku, dan tindakan mereka memicu keributan,” ungkapnya, seperti yang dikutip pada Sabtu, 7 Maret 2026.
Kekacauan ini dilaporkan semakin memanas hingga berujung pada aksi kekerasan. Berdasarkan rekaman CCTV, pasangan tersebut terlihat memukul kepala koki restoran, Abdul Hamid. Selain itu, mereka juga diduga menyerang peralatan pendingin di dapur sambil melontarkan ancaman kepada pegawai yang berada di tempat kejadian.
Setelah insiden tersebut, sekitar pukul 00.00 WIB, ZK dan ESR dilaporkan meninggalkan restoran tanpa melakukan pembayaran untuk pesanan yang telah mereka buat. Staf restoran sempat mencoba mengejar mereka untuk menagih pembayaran, namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil.
“Namun, mereka tampaknya tidak mengindahkan upaya penagihan tersebut. Apa yang saya sampaikan ini bisa diverifikasi melalui rekaman CCTV, bahkan dapat dilihat dari unggahan klien kami,” jelas Goldie.
Merasa kesal atas kejadian yang menimpanya, Nabilah kemudian mengunggah rekaman CCTV yang menunjukkan peristiwa tersebut di media sosialnya pada 20 September 2025. Pada saat itu, menurut kuasa hukumnya, Nabilah belum mengetahui identitas pasangan yang terlibat dalam insiden itu.
Empat hari setelahnya, tepatnya pada 24 September 2025, Nabilah melalui kuasa hukumnya mengirimkan somasi kepada ZK dan ESR, meminta mereka untuk menyampaikan permintaan maaf atas insiden yang terjadi di restoran tersebut.
➡️ Baca Juga: Memahami Ekonomi Politik di Tengah Ketegangan Zona
➡️ Baca Juga: 8 aplikasi wajib install di HP gaming biar performa makin beast mode tanpa lag




