Pesawat Militer AS yang Rusak dan Jatuh Selama 38 Hari Perang Iran

Rangkaian insiden yang melibatkan pesawat militer Amerika Serikat terus meningkat seiring dengan berlangsungnya konflik di wilayah Iran dan sekitarnya. Berbagai jenis alat utama sistem senjata udara dilaporkan mengalami kerusakan dan kehancuran, termasuk jet tempur, drone, pesawat pengisian bahan bakar, hingga helikopter.
Menurut informasi dari otoritas AS dan sejumlah laporan media internasional, salah satu insiden paling signifikan terjadi pada hari Jumat ketika sebuah F-15E Strike Eagle dilaporkan ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara Iran di atas wilayah negara tersebut. Kedua anggota awak pesawat berhasil melontarkan diri dan kemudian dievakuasi melalui operasi penyelamatan yang terpisah.
Pada hari yang sama, laporan dari NBC News mengungkap bahwa sebuah A-10 Thunderbolt II juga hilang dalam misi udara di area yang sama.
Operasi penyelamatan untuk evakuasi awak pesawat tersebut justru memicu serangkaian kerugian tambahan. Sumber dari ABC News melaporkan bahwa dua pesawat MC-130J Commando II terjebak di lokasi pendaratan darurat di dalam wilayah Iran. Setelah semua personel dievakuasi, kedua pesawat tersebut dihancurkan oleh pasukan AS sendiri untuk mencegah jatuh ke tangan musuh.
Empat helikopter MH-6 Little Bird juga mengalami kehancuran di lokasi yang sama. Selain itu, dua helikopter UH-60 Black Hawk dilaporkan terkena tembakan saat menjalankan misi penyelamatan.
Secara keseluruhan, jatuhnya F-15E dan operasi penyelamatan yang menyusul menandai serangkaian kerugian pesawat AS yang paling signifikan selama konflik ini.
Media pemerintah Iran kemudian merilis gambar yang mereka klaim menunjukkan helikopter CH-47 Chinook yang hancur akibat serangan drone di pangkalan militer yang berlokasi di Kuwait.
Sementara itu, laporan dari NPR menyebutkan bahwa serangan Iran ke pangkalan udara Saudi pada 27 Maret mengakibatkan lebih dari selusin personel AS terluka dan merusak dua pesawat peringatan dini E-3 Sentry. Gambar-gambar yang beredar menunjukkan salah satu pesawat tersebut dalam kondisi hancur total.
Pada 23 Maret, kelompok Perlawanan Islam Irak yang bersekutu dengan Iran merilis sebuah video yang diklaim memperlihatkan serangan drone terhadap radar AN/MPQ-64 Sentinel dan helikopter Black Hawk di Baghdad.
➡️ Baca Juga: Cedera Pemain Kunci: Dampaknya Bagi Tim dalam Berita Olahraga Terbaru
➡️ Baca Juga: Penjualan Kendaraan Listrik Naik 200% di Indonesia




