happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k depo 10k
berita

Timnas Indonesia Hadapi Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, Polisi Sarankan Warga Hindari Senayan

Jakarta – Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta diprediksi akan mengalami lonjakan jumlah kendaraan dan pengunjung saat Timnas Indonesia bertanding melawan Singapura dalam FIFA ASEAN Cup 2026 pada Jumat, 25 September 2026.

Pertandingan yang dijadwalkan dimulai pukul 20.00 WIB ini menjadi perhatian polisi, yang telah mengingatkan para pengguna jalan untuk bersiap menghadapi kemacetan di beberapa titik sekitar Senayan.

Bagi mereka yang tidak perlu menuju GBK, pihak kepolisian menganjurkan untuk memilih rute alternatif agar dapat menghindari kemacetan dan rekayasa lalu lintas yang mungkin terjadi.

“Diperkirakan akan ada peningkatan arus lalu lintas dan penyesuaian lalu lintas di sekitar kawasan Gelora Bung Karno,” demikian ungkap informasi dari akun Instagram resmi TMC Polda Metro.

Bagi masyarakat yang harus beraktivitas di sekitar GBK, polisi menyarankan agar menggunakan transportasi umum dan merencanakan waktu keberangkatan lebih awal untuk menghindari keterlambatan.

Pengendara yang menggunakan kendaraan pribadi juga diminta untuk memanfaatkan area parkir yang telah disediakan. Polisi mengingatkan agar tidak memarkir kendaraan sembarangan di sepanjang jalan.

“Kantong parkir yang tersedia di sekitar GBK mencakup Senayan Park, Lapangan ABC, Gedung TVRI, Gedung Kemenpora, GBK Arena, Parkir Timur Senayan, Plaza Tenggara, Istora, dan lokasi lainnya,” tulis akun tersebut.

Sebelumnya, ribuan personel kepolisian telah disiapkan untuk mengamankan penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Jakarta dan Bandung, Jawa Barat.

Polisi telah memetakan berbagai potensi gangguan, mulai dari kepadatan penonton hingga interaksi antar-suporter. Acara olahraga internasional ini direncanakan berlangsung selama 16 hari, dari 25 September hingga 5 Oktober 2026.

Wakil Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Waastamaops), Inspektur Jenderal Polisi Laksana, mengungkapkan bahwa sebanyak 5.641 personel akan dilibatkan dalam operasi pengamanan ini.

“Kami akan mengerahkan 5.641 personel yang terdiri dari 102 pimpinan dan staf, 3.834 personel di wilayah Polda Metro, dan 1.705 personel di wilayah Polda Jawa Barat,” jelasnya pada Senin, 21 September 2026.

Pengamanan tidak hanya berfokus pada area dalam stadion. Personel juga akan disebar di titik kedatangan, hotel atau lokasi akomodasi, tempat latihan, rute pergerakan tim, lokasi konsentrasi suporter, area parkir, objek vital, serta lokasi-lokasi lain yang dianggap berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

➡️ Baca Juga: MSIG Life Catatkan Laba Bersih Rp 181 Miliar dengan Lonjakan 69 Persen di Semester I-2026

➡️ Baca Juga: Teken SKB Ruang Bersama Indonesia, Mendagri Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Related Articles

Back to top button