pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
bisnis

BKI Teken MoU dengan ABUPI untuk Mendorong Pengembangan Industri Kepelabuhanan

Jakarta – PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), atau yang lebih dikenal dengan BKI, baru-baru ini menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI). Kerja sama ini bertujuan untuk mendorong kemajuan industri kepelabuhanan di tanah air, yang merupakan sektor vital dalam perekonomian nasional.

R. Agus Doddy Dwisagita, Direktur Kelembagaan dan Sumber Daya BKI, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini akan meliputi penyediaan berbagai layanan, termasuk pengujian, inspeksi, sertifikasi, konsultasi, klasifikasi, dan statutoria. Semua layanan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan yang ada dalam industri kepelabuhanan, yang semakin berkembang pesat.

Doddy menambahkan bahwa kerjasama ini merupakan bagian dari strategi BKI untuk meningkatkan kolaborasi di sektor kepelabuhanan. Hal ini diharapkan dapat memperkuat posisi BKI sebagai penyedia layanan terpercaya dalam industri yang sangat krusial ini.

“Dengan adanya kerja sama ini, BKI berkomitmen untuk memberikan kontribusi lebih dalam mendukung kebutuhan industri kepelabuhanan. Kami siap menyediakan layanan pengujian, inspeksi, sertifikasi, serta konsultasi yang sesuai dengan peraturan yang berlaku,” jelas Doddy dalam pernyataannya yang disampaikan pada 17 September 2026.

Melalui nota kesepahaman ini, BKI dan ABUPI berharap dapat membangun kolaborasi yang lebih erat, yang relevan dengan kebutuhan industri. Selain itu, kerja sama ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kepatuhan dalam penyelenggaraan kegiatan kepelabuhanan di Indonesia.

Penandatanganan MoU ini dilakukan dalam rangka Forum Konsolidasi ABUPI, sebuah acara yang memberikan kesempatan bagi para pelaku industri kepelabuhanan untuk saling berkumpul, memperkuat koordinasi, serta mendiskusikan berbagai perkembangan di sektor tersebut.

Dalam forum tersebut, BKI berperan sebagai penyedia layanan pengujian, inspeksi, sertifikasi, konsultasi, klasifikasi, dan statutoria (TICCS). Kehadiran BKI di acara ini menunjukkan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan industri kepelabuhanan.

Dari pihak BKI, hadir R. Agus Doddy Dwisagita, sementara dari ABUPI diwakili oleh Ketua Umum, Liana Trisnawati, beserta jajaran Dewan Pengurus Pusat. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara kedua institusi.

Kesepakatan ini merupakan langkah awal yang signifikan bagi kedua pihak untuk mengembangkan kerja sama yang sesuai dengan kebutuhan dan ruang lingkup yang telah ditetapkan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan industri kepelabuhanan Indonesia dapat tumbuh lebih baik dan berdaya saing tinggi di kancah internasional.

➡️ Baca Juga: Cara Kerja Proof of Stake dalam Menjamin Keamanan Jaringan Crypto Secara Efektif

➡️ Baca Juga: Pentingnya Waktu Istirahat Saat Menyetir Jarak Jauh untuk Pemudik yang Sering Diabaikan

Related Articles

Back to top button