happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k depo 10k
lifestyle

Guruh Soekarnoputra Wafat: Mengenal Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Hingga Generasi Cicit

Guruh Soekarnoputra yang meninggal pada 26 September 2026, mengingatkan kita akan warisan yang ditinggalkan oleh keluarga besar Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.

Bung Karno tidak hanya meninggalkan jejak dalam sejarah dan politik bangsa ini, tetapi juga sebuah keluarga besar yang kini tersebar dalam beberapa generasi.

Sejumlah anak Soekarno masih melanjutkan kehidupan hingga saat ini. Sebagian dari mereka terlibat dalam dunia publik, baik dalam politik maupun kebudayaan, sementara yang lainnya memilih untuk hidup jauh dari perhatian publik.

Garis keturunan Soekarno terus berlanjut, di mana anak-anaknya kini telah memiliki keturunan hingga generasi cucu dan cicit, beberapa di antaranya bahkan dikenal luas oleh masyarakat.

Berikut ini adalah beberapa keturunan Soekarno yang masih ada setelah kepergian Guruh Soekarnoputra.

Kartika Sari Dewi Soekarno

Salah satu putri Soekarno yang masih hidup adalah Kartika Sari Dewi Soekarno.

Kartika merupakan anak dari Bung Karno dan Ratna Sari Dewi Soekarno, seorang wanita asal Jepang yang sebelumnya dikenal sebagai Naoko Nemoto.

Ia lahir di Tokyo pada 11 Maret 1967.

Berbeda dengan beberapa saudara tirinya yang aktif di bidang politik, Kartika lebih dikenal melalui berbagai kegiatan sosial. Ia aktif dalam sebuah yayasan yang fokus pada pendidikan dan kesejahteraan anak-anak.

Guntur Soekarnoputra

Guntur Soekarnoputra adalah putra pertama Soekarno dan Fatmawati.

Ia dilahirkan pada 3 November 1944 dan merupakan kakak dari Megawati, Rachmawati, Sukmawati, dan Guruh Soekarnoputra.

Guntur lebih dikenal melalui kiprahnya di dunia seni dan kebudayaan. Ia juga sering hadir dalam acara-acara keluarga besar Soekarno.

Pada perayaan ulang tahun Megawati pada Januari 2026, Guntur terlihat hadir bersama putrinya, Puti Guntur Soekarno.

Megawati Soekarnoputri

Nama Megawati Soekarnoputri tentu sangat familiar dalam sejarah politik Indonesia.

Sebagai putri kedua Soekarno dan Fatmawati, ia dilahirkan pada 23 Januari 1947. Megawati kemudian menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia yang kelima pada periode 2001-2004.

Hingga saat ini, Megawati masih aktif terlibat dalam berbagai kegiatan politik dan organisasi.

Dari pernikahannya dengan Surindro Supjarso, Megawati dikaruniai dua anak, yaitu Mohammad Prananda Prabowo dan Mohammad Rizki Pratama. Sementara dari pernikahannya dengan Taufiq Kiemas, ia memiliki seorang putri, Puan Maharani.

Sukmawati Soekarnoputri

Sukmawati Soekarnoputri, putri Bung Karno dan Fatmawati, juga merupakan salah satu keturunan yang masih aktif dalam publik.

Ia lahir pada 26 April 1951 dan dikenal sebagai sosok yang kerap terlibat dalam berbagai kegiatan seni dan budaya.

Sukmawati merupakan penulis dan penyair yang produktif, serta sering menyuarakan pandangannya mengenai berbagai isu sosial dan budaya.

Dengan berbagai kegiatan yang dijalani oleh keturunan Soekarno, kita dapat melihat bagaimana warisan Bung Karno terus hidup melalui generasi-generasi berikutnya.

Melalui kontribusi dari anak-anak dan cucu-cucunya, semangat dan ideologi yang dibawa oleh Soekarno tetap terasa, baik dalam bidang politik, seni, maupun sosial.

Kehidupan mereka mencerminkan bagaimana mereka berusaha menjaga warisan yang telah ditinggalkan oleh sosok yang sangat berpengaruh dalam sejarah Indonesia.

Setiap keturunan Soekarno memiliki cara unik dalam menjalani hidup dan memberikan kontribusi bagi bangsa, menunjukkan bahwa meskipun Guruh Soekarnoputra telah tiada, namun garis keturunannya tetap hidup dan aktif dalam berbagai aspek kehidupan.

Dengan begitu, kita dapat mengenang dan merayakan warisan Soekarno, yang tidak hanya terletak pada sejarah, tetapi juga pada keluarga dan generasi yang melanjutkan perjuangannya.

➡️ Baca Juga: Timnas Argentina Batalkan Finalissima 2026 dan Pilih Guatemala Sebagai Lawan Pengganti

➡️ Baca Juga: 5 Strategi Efektif Menghemat Baterai Laptop Saat Bekerja di Kantor dan Bertemu Klien

Related Articles

Back to top button