Tarif LRT Jabodebek Selama Libur Lebaran 2026 Hanya Rp 10.000, Simak Tanggalnya!

Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menetapkan tarif maksimal untuk LRT Jabodebek selama libur panjang Lebaran atau Idul Fitri 1447 H, yang berlangsung dari tanggal 18 hingga 24 Maret 2026, sebesar Rp 10.000.
Keputusan ini diambil untuk mendukung mobilitas masyarakat di kawasan Jabodebek pada saat libur nasional, di mana biasanya ada peningkatan aktivitas perjalanan untuk berbagai keperluan, seperti berkunjung ke sanak saudara dan berlibur bersama keluarga.
Radhitya Mardika, Manajer Humas LRT Jabodebek, mengungkapkan bahwa selama periode tersebut, LRT Jabodebek akan mengoperasikan sebanyak 270 perjalanan setiap harinya. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa layanan transportasi publik tetap tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Dengan kebijakan tarif ini, kami berharap masyarakat lebih memilih transportasi publik yang aman, nyaman, dan efisien selama libur panjang ini, baik untuk bersilaturahmi, berlibur, maupun untuk keperluan lainnya,” ungkap Radhitya dalam keterangannya pada hari Senin, 16 Maret 2026.
LRT Jabodebek kini menjadi salah satu pilihan utama bagi masyarakat, terutama karena adanya integrasi dengan berbagai moda transportasi lainnya.
Konektivitas antarmoda yang terintegrasi ini memudahkan masyarakat untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai tujuan, seperti menggunakan KA Bandara, KRL Commuter Line, Kereta Cepat Whoosh, Transjakarta, serta akses ke Terminal Kampung Rambutan.
Selain itu, LRT Jabodebek juga memberikan kemudahan akses menuju sejumlah pusat kegiatan dan destinasi populer, termasuk Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pusat perbelanjaan, dan berbagai kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat di wilayah Jabodebek.
PT Kereta Api Indonesia memastikan bahwa seluruh layanan LRT Jabodebek akan tetap beroperasi secara optimal selama libur panjang, guna memberikan alternatif transportasi publik yang andal di tengah peningkatan mobilitas masyarakat.
“LRT Jabodebek dirancang untuk memberikan kepastian perjalanan bagi masyarakat, terutama pada saat periode libur panjang ketika mobilitas masyarakat meningkat,” tambahnya.
➡️ Baca Juga: Ciri-ciri Malam Lailatul Qadr yang Perlu Anda Perhatikan untuk Mendapatkan Keberkahan
➡️ Baca Juga: Strategi Pengembangan Sepak Bola Lokal untuk Meningkatkan Prestasi Tim Nasional




