DPR Tegaskan Kepala Daerah Dilarang Angkat Timses Jadi Honorer Pemda, Berikut Alasannya

Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, menekankan kepada seluruh kepala daerah yang terpilih dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) untuk tidak mengangkat anggota tim sukses sebagai tenaga honorer di lingkungan pemerintah daerah (Pemda).
Ia mengungkapkan bahwa masih banyak kepala daerah yang melakukan praktik tersebut, dengan mengangkat seluruh anggota tim sukses mereka sebagai tenaga honorer di Pemda.
“Masalah ini sering muncul karena tidak ada batasan dalam pengangkatan, sehingga mereka bisa merekrut sebanyak mungkin tanpa adanya aturan yang jelas,” kata Bahtra di Gedung DPR, Jakarta Pusat, pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Bahtra juga menyebutkan bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah mengeluarkan instruksi yang melarang praktik tersebut.
“Saya mengonfirmasi bahwa Kemendagri telah menerbitkan surat edaran yang menyatakan larangan untuk melakukan rekrutmen tenaga honorer atau mengangkat staf yang berpotensi membebani anggaran daerah,” tambahnya.
Instruksi ini bertujuan untuk menetapkan aturan dan batasan yang jelas, sehingga pengangkatan tenaga honorer tidak menjadi beban berat bagi keuangan negara.
“Tanpa adanya pengaturan yang tepat, pengangkatan ini akan menjadi beban fiskal daerah di masa depan. Salah satu tujuan dari kebijakan ini adalah untuk memperketat proses rekrutmen agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” jelas Bahtra lebih lanjut.
Oleh karena itu, ia berharap agar semua kepala daerah mematuhi surat edaran tersebut. Hal ini penting mengingat belanja pegawai di daerah saat ini sudah melampaui batas maksimum 30 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Sebagian besar pemerintah daerah saat ini menghadapi beban fiskal yang melebihi ketentuan yang ada, sehingga kami mendorong agar jumlah tenaga honorer tidak terus bertambah,” ungkap Bahtra.
“Di beberapa daerah, beban fiskal ini bahkan bisa mencapai 60 persen atau 50 persen dari total anggaran. Kebijakan ini diambil untuk mencegah terjadinya hal tersebut,” pungkasnya.
➡️ Baca Juga: IHSG Menguat Berkat Laporan MSCI, Wall Street dan Bursa Asia Ikut Mendorong Kenaikan
➡️ Baca Juga: Nelayan Bangka Ajak Anak Muda Jaga Ekosistem Laut




