Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
berita

Kepala BNN Ungkap Lapas di RI Overkapasitas 90% dengan Mayoritas Narapidana Narkoba

Jakarta – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Suyudi Ario Seto mengungkapkan bahwa lembaga pemasyarakatan (lapas) di Indonesia mengalami kondisi kelebihan kapasitas yang sangat memprihatinkan, mencapai 90 persen.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Suyudi dalam sebuah rapat bersama Komisi III DPR RI yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa, 7 April 2026.

Dalam penjelasannya, Suyudi menyebutkan bahwa total kapasitas lapas di seluruh Indonesia hanya dirancang untuk menampung 146.260 individu. Namun, kenyataannya, jumlah penghuni lapas yang terdiri dari tahanan dan narapidana telah mencapai 278.376 orang.

“Situasi ini menyebabkan terjadinya overkapasitas yang sangat mencolok, yaitu sebanyak 132.116 jiwa, yang setara dengan 90% dari kapasitas ideal,” tutur Suyudi.

Dia juga menambahkan bahwa dari total penghuni lapas, sekitar 54 persen di antaranya terlibat dalam tindak pidana narkoba.

“Ini adalah catatan penting bagi kita semua mengenai seberapa besar pengaruh kejahatan narkotika terhadap tingkat kepadatan lapas. Dari 278.376 penghuni, 150.202 orang atau 54% berkaitan dengan kasus narkotika,” jelasnya.

Mengenai status tahanan, Suyudi merinci bahwa dari total 59.352 penghuni, terdapat 27.270 orang yang terjerat kasus narkotika. Rinciannya, 11.431 orang berstatus sebagai pengguna dan 15.839 orang merupakan produsen atau bandar.

Sedangkan untuk narapidana, dari total 219.024 orang, sebanyak 122.932 orang berada di balik jeruji karena terlibat dalam kasus narkotika. Dari jumlah tersebut, 42.595 orang adalah pengguna, dan 80.337 orang lainnya merupakan produsen atau bandar narkoba.

➡️ Baca Juga: Bank bjb Perpanjang Kerja Sama Strategis dengan Mabes TNI untuk Kolaborasi Berkelanjutan

➡️ Baca Juga: Hana Malasan Resmi Tunangan dengan Sean Gelael, Calon Menantu Rini S Bono

Related Articles

Back to top button