Malaysia Siap Hadapi Indonesia di FIFA ASEAN Cup dengan Dukungan Dua Pemain Naturalisasi Resmi

Tim nasional Malaysia tengah mempersiapkan diri menghadapi Timnas Indonesia dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kekuatan tambahan dari dua pemain naturalisasi. FIFA telah memberikan lampu hijau kepada Bergson Da Silva dan Brad Tapp untuk bergabung dengan skuad Harimau Malaya.
Pengumuman ini disampaikan oleh Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) setelah FIFA menyelesaikan verifikasi status kelayakan kedua pemain yang saat ini bermain untuk Johor Darul Ta’zim (JDT).
“FAM ingin memberitahukan bahwa FIFA telah mengonfirmasi bahwa dua pemain JDT, Bergson dan Tapp, memenuhi syarat untuk mewakili tim nasional Malaysia,” demikian bunyi pernyataan resmi FAM, yang dikutip dari sumber media Malaysia.
Kabar baik ini datang menjelang FIFA ASEAN Cup 2026 yang semakin mendekat. Tim Harimau Malaya akan memulai perjalanan mereka dengan menghadapi Bangladesh sebelum bertanding melawan Timnas Indonesia di laga berikutnya.
Bergson Da Silva menjadi sorotan utama dalam skuad ini. Penyerang asal Brasil ini telah menjadi bagian dari JDT sejak tahun 2021 dan akan menyelesaikan masa tinggal lima tahunnya di Malaysia pada Februari 2026. Status tersebut memudahkan proses naturalisasinya untuk memperkuat tim nasional Malaysia.
Kehadiran Bergson diharapkan dapat memberikan alternatif baru di lini depan Malaysia. Striker berusia 35 tahun ini mencatatkan prestasi yang mengesankan dengan 198 gol dan 35 assist dari 193 penampilan di berbagai kompetisi bersama klubnya.
Pelatih interim Malaysia, Tan Cheng Hoe, menilai Bergson sebagai solusi untuk masalah penyelesaian akhir yang kerap dialami timnya selama ini.
“Bergson dapat membantu kami dalam meningkatkan daya serang,” ungkap Cheng Hoe.
Tidak hanya Bergson, Malaysia juga mendapatkan tambahan kekuatan di sektor pertahanan melalui Brad Tapp.
Pemain berusia 25 tahun ini merupakan bek tengah yang lahir di Sydney, Australia. Tapp bergabung dengan JDT dari Central Coast Mariners pada Juli 2026 dan memiliki latar belakang keturunan Malaysia, sehingga proses kelayakannya berbeda dari Bergson.
Kedatangan Tapp memberikan pilihan baru bagi Cheng Hoe di lini belakang. Pelatih menganggap karakter fisik dan kekuatan Tapp dapat menjadi aset penting dalam menghadapi lawan-lawan yang mengandalkan permainan fisik.
“Tapp dapat memberikan keseimbangan di pertahanan. Dia memiliki kehadiran fisik dan kekuatan yang bisa membantu memperkokoh lini belakang kami,” ujar Cheng Hoe.
➡️ Baca Juga: Serangan Udara AS Targetkan Kapal Induk Drone Iran Shahid Bagheri dengan Akurat
➡️ Baca Juga: Strategi Manajemen Keuangan Mahasiswa untuk Meningkatkan Konsistensi Menabung




