happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k depo 10k
berita

Pengurangan Hadiah Olimpiade Sains Nasional SD-SMP, Abdul Mu’ti Siap Tingkatkan di 2027

Jakarta – Perhatian masyarakat terhadap besaran hadiah Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 telah menarik respon dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Kemendikdasmen berkomitmen untuk memberikan peluang peningkatan hadiah bagi siswa-siswa yang sukses meraih medali dalam OSN 2027 mendatang.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyatakan bahwa pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap sistem penghargaan bagi para pemenang. Salah satu aspek yang akan dikaji adalah kemungkinan peningkatan jumlah hadiah yang diberikan.

“Mudah-mudahan di tahun depan sistemnya kita perbaiki dan hadiahnya kita tingkatkan lagi,” ungkapnya pada Rabu, 23 September 2026.

Pernyataan ini disampaikan setelah pengurangan nominal hadiah untuk juara OSN 2026 menjadi sorotan publik. Banyak pihak menilai bahwa penghargaan yang diberikan kepada siswa berprestasi tersebut dinilai relatif kecil dan mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Mu’ti menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen untuk memberikan penghargaan kepada talenta sains. Namun, pemerintah masih mencari skema pembiayaan yang tepat untuk dapat meningkatkan penghargaan tersebut.

“Pemerintah juga tengah mencari skema pembiayaan untuk memastikan bahwa penghargaan kepada para talenta sains bisa ditingkatkan pada tahun berikutnya,” jelasnya.

Menurut Mu’ti, tingginya angka partisipasi peserta menunjukkan bahwa OSN tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi akademik. Pemerintah melihat kompetisi ini sebagai cara untuk menemukan dan membina potensi sains sejak usia dini.

Para siswa yang meraih prestasi tidak hanya mendapatkan medali dan uang pembinaan. Mereka juga memiliki kesempatan untuk mengikuti pelatihan di Pelatnas, serta program pengembangan talenta yang mencakup beasiswa dan akses ke jalur prestasi di perguruan tinggi.

“Pemerintah juga menekankan bahwa penghargaan OSN tidak sebatas pada medali dan uang pembinaan. Para pemenang medali akan memiliki kesempatan untuk mengikuti pembinaan talenta dan seleksi menuju kompetisi sains internasional,” tambahnya.

Sebelumnya, Abdul Mu’ti menyampaikan permohonan maaf terkait pengurangan nominal hadiah bagi para pemenang medali dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) untuk tingkat SD dan SMP tahun ini.

Ia mengungkapkan bahwa Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen, selaku penyelenggara OSN, mengalami pemangkasan anggaran yang signifikan, yang berimbas pada besaran hadiah yang diberikan.

“Karena memang ada pengurangan anggaran yang signifikan untuk Puspresnas, saya mohon maaf jika hadiah yang diberikan tidak sebesar yang diharapkan,” ujar Mu’ti setelah membuka Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran di Jakarta Pusat pada Jumat.

➡️ Baca Juga: FFOREVER Tambah Hari Konser di Jakarta: Tiga Malam Berturut-turut Tiket Ludes!

➡️ Baca Juga: AS Hadapi Kesulitan Pendanaan: Gaji Prajurit Digunakan untuk Menutupi Biaya Perang Melawan Iran

Related Articles

Back to top button