Polrestabes Medan Tanam 1.994 Mangrove di Tanjung Rejo untuk Cegah Abrasi dan Bencana

Polrestabes Medan bersama ratusan warga yang bermukim di pesisir laut Belawan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, melaksanakan penanaman sebanyak 1.994 pohon mangrove. Kegiatan penanaman mangrove ini berlangsung di Desa Tanjung Rejo, yang merupakan salah satu kawasan penting untuk ekosistem pesisir.
Kapolrestabes Medan, Komisaris Besar Polisi Jean Calivjn Simanjuntak, menyatakan, “Kami bersama masyarakat, pemerintah daerah, TNI, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, termasuk komunitas pecinta alam, bersatu untuk menanam 1.994 bibit mangrove. Kegiatan ini dilakukan di pesisir pantai timur Sumatera Utara pada Jumat, 16 Oktober 2026.”
Calivjn menjelaskan bahwa penanaman mangrove kali ini berlokasi di area pesisir Desa Tanjung Rejo yang memiliki luas mencapai 2.400 meter persegi. Kegiatan ini adalah bagian dari program rutin yang dilaksanakan setiap hari Jumat, dengan harapan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat serta berkontribusi dalam mengurangi dampak dari bencana alam.
“Dari pengamatan kami, luas lahan yang digunakan adalah 2.400 meter persegi. Inisiatif ini merupakan bagian dari kebijakan lingkungan yang kami jalankan secara berkala setiap Jumat. Dengan penanaman mangrove ini, kami berharap dapat mengurangi risiko abrasi pantai, menurunkan kadar karbon dioksida, serta membatasi luapan air yang masuk ke daratan, sekaligus mengantisipasi potensi bencana alam lainnya. Upaya ini bertujuan untuk mengendalikan dampak perubahan iklim di sekitar kita,” ungkapnya.
Calivjn menyampaikan harapannya agar program ini bisa terus dilanjutkan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Ia juga menyoroti bahwa Desa Tanjung Rejo merupakan salah satu jalur migrasi burung dari Siberia. Oleh karena itu, ia berharap program kebijakan hijau yang diusung oleh Kapolri dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat setempat.
“Saya mendengar dari kepala desa bahwa daerah ini menjadi jalur perlintasan burung migran dari Siberia. Semoga dengan pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa, program kebijakan hijau yang menjadi prioritas Kapolri dapat berjalan dengan baik demi kesejahteraan masyarakat, terutama di Kota Medan dan Deli Serdang,” tutupnya.
➡️ Baca Juga: Tangan Kanan Bupati Gowa Ditangkap, Terungkap Peran dalam Dugaan Pemerasan
➡️ Baca Juga: Jonatan Christie Siap Hadapi Kejutan Prancis dan Thailand untuk Rebut Kembali Piala Thomas




