Justin Hubner Tanggapi NAC Breda Setelah Terlepas dari Kasus Paspoortgate

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, secara tegas mengungkapkan kritiknya terhadap insiden yang dikenal sebagai “paspoortgate” yang melibatkan dirinya serta beberapa pemain naturalisasi Indonesia yang berkompetisi di Liga Belanda.
Kritik tersebut ditujukan kepada NAC Breda, klub yang sebelumnya mengajukan laporan terkait dugaan pelanggaran administratif pemain, yang termasuk Dean James, kepada Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB). Laporan ini muncul karena dianggap bahwa para pemain tersebut tidak memenuhi syarat untuk memiliki izin kerja setelah mereka mengubah kewarganegaraan mereka.
Kasus ini mulai memanas setelah NAC Breda mengajukan protes terkait kekalahan telak 0-6 dari Go Ahead Eagles. Klub tersebut berargumen bahwa Dean James tidak seharusnya diturunkan dalam pertandingan tersebut, mengingat status kewarganegaraannya yang telah berubah menjadi warga negara Indonesia, yang memerlukan izin kerja baru sebagai pemain non-Uni Eropa.
NAC Breda kemudian melaporkan masalah ini kepada KNVB, dengan tujuan agar pertandingan melawan Go Ahead Eagles ditinjau kembali, serta meminta penyesuaian gaji yang sesuai dengan regulasi untuk pemain non-Eropa. Problematika ini tidak hanya berakibat pada Dean James, tetapi juga melibatkan sekitar 25 pemain keturunan Indonesia, Suriname, dan Cape Verde yang juga telah mengganti kewarganegaraan mereka.
Akibat dari situasi ini, sejumlah pemain terpaksa tidak diizinkan berlatih maupun bertanding oleh klub masing-masing. Selain Dean James, beberapa pemain lainnya seperti Nathan Tjoe-A-On, Tim Geypens, dan Justin Hubner juga terdampak dan harus menunggu untuk kembali berpartisipasi dengan tim.
Namun, setelah penyelidikan dilakukan, KNVB mengumumkan bahwa para pemain yang terlibat dalam kasus paspoortgate tidak terbukti bersalah. Mereka dinyatakan layak untuk kembali berlatih dan bermain bersama klub mereka masing-masing.
Justin Hubner pun segera diturunkan oleh Fortuna Sittard dalam laga melawan NAC Breda pada Minggu, 12 April 2026, malam WIB. Dalam pertandingan yang berakhir dengan skor imbang 1-1 tersebut, ia tampil penuh dan menunjukkan performa yang solid.
Usai pertandingan, pemain berusia 22 tahun ini mengekspresikan kekecewaannya terhadap tindakan NAC Breda yang dianggapnya terlalu jauh mencampuri urusan administratif pemain.
“Tidak menyenangkan ketika Anda tidak diizinkan untuk berlatih atau bertanding karena masalah paspor, dan juga akibat tindakan dari NAC,” kata Hubner kepada ESPN.
Ia bahkan menilai tindakan manajemen NAC Breda sebagai tindakan yang tidak patut dilakukan.
“Saya merasa ini adalah skandal, karena manajemen klub mengambil langkah seperti ini. Apa masalahnya dengan kewarganegaraan kami? Biarkan kami bermain sepak bola,” tegasnya.
➡️ Baca Juga: Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Ditangkap KPK dalam Operasi OTT Terbaru
➡️ Baca Juga: Strategi Efektif untuk Menghasilkan Pendapatan Online yang Terindeks Google Secara Aman dan Berkelanjutan




