Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bisnis

Harga Emas Dunia Anjlok Seiring Menurunnya Keyakinan Terhadap Suku Bunga The Fed

Harga emas dunia mengalami penurunan tajam pada awal pekan ini, tepatnya pada Senin, 9 Maret 2026. Penurunan ini terjadi di tengah merosotnya optimisme pasar terkait keputusan Federal Reserve (The Fed) yang tidak akan mengurangi suku bunga acuan.

Di pasar spot, harga emas tercatat turun sebesar 1,5 persen, menjadi US$5.091,02 per ons, setara dengan sekitar Rp 85,94 juta (dengan estimasi kurs Rp 16.880 per dolar AS) pada pukul 02.33 GMT. Sebelumnya, harga emas bahkan sempat merosot lebih dari 2 persen.

Sementara itu, kontrak berjangka emas di Amerika Serikat untuk pengiriman bulan April juga mengalami penurunan sebesar 1,2 persen, mencapai US$5.097,40 per ons. Tekanan pada harga emas ini disebabkan oleh penguatan dolar AS, yang mencapai posisi tertinggi dalam lebih dari tiga bulan terakhir.

Selain emas, berbagai logam mulia lainnya juga menunjukkan penurunan harga. Perak spot tercatat turun 1,5 persen menjadi US$83,09 per ons, platinum melemah 1,1 persen menjadi US$2.111,04, dan palladium turun 1,4 persen menjadi US$1.603,25 per ons.

“Emas saat ini berada dalam posisi yang tertekan meskipun pasar mengalami volatilitas. Lonjakan harga minyak yang mencapai angka tiga digit telah memperkuat dolar AS, menyusul kekhawatiran inflasi serta berkurangnya ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga,” ungkap Tim Waterer, Analis Kepala KCM Trade, yang dikutip dari Yahoo Finance, Selasa, 10 Maret 2026.

Kenaikan harga energi ini menjadi salah satu faktor kunci yang memengaruhi perubahan sentimen pasar. Harga minyak mentah dilaporkan meningkat lebih dari 20 persen, melampaui US$110 per barel, seiring dengan konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran, yang memicu kekhawatiran akan gangguan pada pasokan energi global.

Waterer menambahkan bahwa lonjakan harga emas dalam setahun terakhir banyak dipicu oleh ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS akan mulai memangkas suku bunga. Dengan meredanya keyakinan terhadap langkah tersebut, tekanan terhadap harga emas menjadi semakin kuat.

“Sebagian besar kenaikan harga emas selama dua belas bulan terakhir didasarkan pada pandangan dovish terhadap suku bunga AS. Namun, dengan risiko inflasi akibat harga minyak yang berada di atas US$100 per barel, pemangkasan suku bunga tidak lagi menjadi kepastian, sehingga harga emas harus menyesuaikan diri kembali,” jelasnya.

Para pelaku pasar kini memperkirakan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya pada akhir pertemuan yang berlangsung selama dua hari, yang dijadwalkan berakhir pada 18 Maret 2026. Berdasarkan alat pemantau FedWatch milik CME Group, kemungkinan bank sentral AS mempertahankan suku bunga hingga bulan Juni meningkat menjadi lebih dari 51 persen, naik dari angka di bawah 43 persen yang tercatat pada pekan lalu.

➡️ Baca Juga: Perubahan Urine Bisa Jadi Tanda Ginjal Bermasalah, Kenali Bedanya

➡️ Baca Juga: Penutupan Wisata Gunung Bromo Diperpanjang hingga 15 Agustus Akibat Kebakaran yang Masih Terjadi

Related Articles

Back to top button