Pelatih Persik Marcos Reina Berbicara Usai Kekalahan 1-0 dari Persib Bandung

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, memberikan pernyataan setelah timnya mengalami kekalahan tipis 0-1 dari Persib Bandung pada pekan kelima Super League 2026/2027. Pertandingan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 18 Oktober 2026.
Reina, yang berasal dari Spanyol, menggarisbawahi pentingnya pengawasan terhadap gol yang dicetak oleh Julio Cesar. Ia juga menyoroti beberapa peluang yang dimiliki oleh timnya, yang sayangnya tidak berhasil diubah menjadi gol.
Persik harus pulang tanpa membawa poin setelah Julio Cesar mencetak gol tunggal yang membawa kemenangan bagi tim tuan rumah melalui sundulan pada menit ke-78. Meskipun demikian, Persik berhasil memberikan perlawanan yang sengit dan mengganggu ritme permainan Persib sepanjang laga.
Marcos Reina mengungkapkan rasa bangganya terhadap penampilan timnya di lapangan. Ia menyadari bahwa bertanding melawan Persib di kandang mereka bukanlah tugas yang mudah, mengingat kualitas pemain yang dimiliki oleh tim Maung Bandung.
“Saya sangat bangga dengan performa para pemain dan tim Persik Kediri. Mereka menunjukkan permainan yang luar biasa di Bandung. Meskipun kami kalah, kami tetap merasa bangga. Saya akui, menghadapi tim sekelas Persib Bandung dengan cara yang kami lakukan adalah tantangan yang sulit,” ungkap Marcos Reina dalam keterangan resminya pada Senin, 19 Oktober.
Pelatih berusia 42 tahun ini secara khusus menyoroti gol yang dicetak oleh Julio Cesar sebagai momen krusial dalam pertandingan. Ia menyebutkan bahwa pemain Persib tersebut berhasil lolos dari pengawasan para pemainnya dan mampu mencetak gol penentu.
“Dia berhasil lolos dari pengamatan kami. Julio Cesar memiliki kualitas yang sangat baik, dan selamat untuk dia serta Persib Bandung. Ini adalah pertandingan yang sulit karena kami berhadapan dengan tim hebat yang memiliki pemain-pemain berkualitas,” lanjutnya.
Selain membahas gol Julio Cesar, Marcos Reina juga mencermati peluang-peluang yang dihasilkan oleh timnya yang tidak berujung pada gol. Salah satunya adalah gol Park Jun-heong yang dianulir karena dianggap offside, di samping tendangan kerasnya yang mengenai tiang gawang.
“Peluang yang kami ciptakan menunjukkan bahwa para pemain kami bekerja keras untuk mengalahkan Persib Bandung. Namun, sayangnya ada gol yang dianulir dan juga tendangan yang mengenai tiang,” jelasnya.
Marcos Reina menekankan bahwa para pemain Persik tetap menunjukkan mentalitas yang kuat meskipun tertinggal dalam pertandingan. Ia mengapresiasi upaya anak asuhnya yang terus berjuang menekan Persib hingga akhir pertandingan.
➡️ Baca Juga: Suahasil Menyampaikan Instruksi Prabowo tentang APBN: Fokus pada Efisiensi demi Kesejahteraan Rakyat
➡️ Baca Juga: Pernikahan Viral di Grobogan, Mahar Ekskavator dan Mobil Capai Rp2 Miliar




